Industri

Kecamatan Mayong setidaknya memiliki 7 jenis industri lain yang menjadikan industri pengolahan mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat. Hampir seluruh industri ini berskala usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM).
Usaha industri makanan sebanyak 168 unit usaha dengan tenaga kerja sebanyak 289 orang, industri tekstil/pakaian jadi sebanyak 1016 usaha dengan tenaga kerja sebanyak 1.280 orang, industri kayu/anyaman sebanyak 537 usaha dengan tenaga kerja sebanyak 671 orang, sedangkan industri genteng/gerabah/batu bata sebanyak 3.246 usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 9.831 orang, Industri furniture/mebel sebanyak 105 usaha dengan tenaga kerja sebanyak 242 orang, industridari monel sebanyak 213 usaha dengan tenaga kerja 241 orang, dan industri lainnya sebanyak 83 usaha dengan tenaga kerja sebanyak 110 orang .
Dari usaha industri tersebut yang paling dominan adalah industri genteng/gearabah sebesar 60,42 % yang merupakan sentra industri genteng di Desa Mayong Lor, Mayong Kidul dan sebagian Desa Tigajuru, Kuanyar. Wilayah pemasaran tidak hanya untuk kebutuhan lokal tetapi sampai Jakarta, Surabaya, bahkan Kalimantan.
Sedangkan usaha industri yang menyebar hampir semua desa adalah industri pakaian jadi sebesar 15,57 %, industri kayu/anyaman sebesar 10,08%, industri makanan sebesar 3,15 %, industri barang dari logam/ monel sebesar 4,00 %, industri mebel sebesar 1,78 %, dan industri lainnya sebesar 1,56%.